Mengenal diabetes insipidus lebih dalam

Diabetes insipidus – Diabetes insipidus adalah penyakit diabetes yang disebabkan karena aktivitas hormon ADH (Anti-diuretik hormon) atau reseptornya. Fungsi hormon ADH adalah untuk memekatkan urin sehingga kandungan cairan dan elektrolit di dalam tubuh akan seimbang. Bila produksi hormon ini terganggu akan  menyebabkan masalah pada reseptor yang ada di ginjal sehingga produksi urin akan berlebihan. Penderita diabetes insipidus akan selalu buang air kecil dan selalu merasakan kehausan dan dapat menyebabkan dehidrasi.
penjelasan diabetes insipidus

penjelasan diabetes insipidus. Sumber foto : diabetesreversing(dot)com
Perbedaan antara penyakit diabetes insipidus dan diabetes mellitus adalah pada kandungan gula berlebih di dalam tubuhnya. Penderita diabetes insipidus memiliki kestabilan gula di dalam darahnya sedangkan penderita diabetes mellitus mengalami kelebihan gula darah, walaupun yang nampak gejala yang sama tetapi butuh penelitian untuk memastikan apakah orang tersebut menderita diabetes mellitus atau insipidus.
Pembagian diabetes insipidus ada 2 macam yaitu :
1.Diabetes insipidus sentral : Diabetes jenis ini disebabkan karena kurangnya produksi hormon ADH.
2. Diabetes insipidus nefrogenesis : Penyakit diabetes jenis ini disebabkan karena masalah pada ginjal yang tidak peka dalam merespon hormon anti diuretik. Dampak dari aktivitas ini membuat urin menjadi sangat encer dan banyak urin yang dikeluarkan tubuh kita.
Apa saja gejala penyakit diabetes insipidus:
1. Selalu merasa haus berlebihan
2. Jumlah urin yang dikeluarkan sangat banyak.
3. Mengalami lelah dan lesu karena masalah pada cairan elektrolit tubuh.
Bagaimana cara mengetahui seseorang terkena diabetes insipidus?
1. Melakukan uji urin apakah di dalam urin terdapat gula atau tidak
2. Melihat level ADH Plasma
3. Mengukur kadar glukosa di dalam darah, jika sedikit maka ia terkena diabetes insipidus.
4. JUmlah kadar elektrolit di dalam darah
5. Kandungan urin.
Pengobatan penderita diabetes insipidus
Untuk mengobati penderita diabetes insipidus tipe sentral dilakukan replacement untuk hormon ADH, tetapi bagi penderita diabetes insipidus tipe nefrogenesis maka biasanya dilakukan tetapi dengan intake cairan yang cukup.
Demikianlah pembahasan lengkap mengenai diabetes insipidus, semoga dapat membantu menambah khazanah pengetahuan kita.
baca juga artikel sebelumnya :

Inilah penyebab diabetes mellitus yang tidak diduga