Wednesday, 15 October 2014

Bagaimana Sebenarnya Mekanisme Kontraksi Otot?

Tags

Mekanisme Kontraksi Otot - Pada tubuh manusia kita bisa menemukan otot yang bergerak. Banyak orang yang ingin tahu tentang gerakan otot terutama ingin tahu tentang mekanisme kontraksi otot. Otot-otot dalam tubuh kita akan mulai kontraksi jika mendapatkan rangsangan. Kontraksi otot ini juga seringkali disebut dengan nama pergeseran filament.
Proses kontraksi otot sendiri akan didahului dengan datangnya impuls saraf. Mekanisme kontraksi otot ini dimulai ketika ada impuls yang akan mengenai bagian sinapsis atau bagian saraf dan serabut otot yang dipenuhi juga dnegan asetil kolin. Asetil kolin inilah yang nantinya akan menyerap ion kalsium ke serabut otot yang menyebabkan sisi aktif pada filament yang tipis. Nantinya akan terbentuk sebuah jembatan penyeberangan yang terbentuk dari kepala miosin dan juga filament yang tipis. Energi kemudian akan terbentuk dan dilepaskan kea rah filamen yang tipis hingga membuat filament tipis menjadi berkerut. Hal inilah yang membuat otot juga ikut berkerut dan kontraksi.
Mekanisme kontraksi Otot
Kontraksi otot sendiri akan terus terjadi selama ada rangsangan. Jadi bisa disimpulkan bahwa mekanisme kontraksi otot sangat bergantung pada rangsangan ion kalsium yang akan diserap dan disalurkan ke filament. Selain kontraksi otot, otot juga akan melakukan relaksasi. Untuk melakukan kontraksi otot dibutuhkan juga energi. Kini kita sudah lebih tahu tentang bagaimana terjadinya kontraksi otot dan juga apa yang dibutuhkan untuk kontraksi otot.
Artikel terkait lainnya