Sunday, 26 October 2014

Penjelasan Protista mirip tumbuhan

Tags

Protista mirip tumbuhan - Ganggang merupakan jenis sekelopok makhluk hidup yang seringkali ditemui di danau, sungai dan laut. Mereka hidup seperti tumbuhan dan memiliki klorofil. Mereka juga mempunyai peran penting dalam aktifitas fotosintesis di bumi, karena mereka juga berperan untuk menyerap karbondioksida dan menghasikan oksigen, khususnya di dalam air. Karena klorofil yang dimilikinya itu juga, mereka sering kali memunculkan warna-warna indah dan cerah di suatu perairan. Meskipun demikian, mereka tidaklah termasuk dalam kategori kingdom tumbuhan. Ganggang ini sebenarnya merupakan kelompok protista mirip tumbuhan.
Ganggang merupakan organism eukarriotik yang uniseluler dan multiseluler. Layaknya tumbuhan, struktur gangga atau juga sering disebut algae ini juga memiliki dinding sel dan kloroplas sehingga bersifat autotrof atau dapat menghasilkan makanannya sendiri. Mereka pun memanfaatkan sinar matahari, air dan karbndioksida untuk menghasilkan gula dan oksigen. Namun, tubuh protista ini tidaklah sama dengan tumbuhan. Tubuhnya berupa thalus sehingga tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati sebagaimana tumbuhan pada umumnya.
Protista mirip tumbuhan
Gambar chlorophyta
Hal yang paling membedakan ganggang dengan tumbuhan ialah proses reproduksinya. Ganggang dapat bereproduksi secara baik seksual maupun aseksual. Proses reproduksi seksual dari protista mirip tumbuhan ini dilakukan dengan penyatuan dua gamet yang berbeda jenis melalui perantara air. Penyatuan tersebut akan mengasilkan zigot yang akan tumbuh menjadi individu baru. Sementara reproduksi aseksual protista ini terjadi melalui tiga cara: pembelahan biner, fragmentasi dan pembentukan spora. Pada pembelahan biner dan fragmentasi, tubuh algae akan terbelah menjadi dua atau terputus dari tubuh induknya, kemudian menjadi algae yang baru. Berbeda dengan dua cara perkembangbiakan tersebut, perkembangbiakan melalui spora ini dilakukan melalui pembelahan dinding sel induk sehingga menghasilkan spora. setelah masak, spora tersebut akan keluar dari dinding induk dan tumbuh menjadi ganggang yang baru.
Protista mirip tumbuhan ini dibedakan menjadi tujuh filum berdasarkan kandungan pigmen yang dominan, komponen penyusun dinding sel, jumlah dan posisi flagela, sifat fisik dan kimia dinding sel, serta bentuk makanan cadangan. Ketujuh filum tersebut adalah Chlorophyta atau ganggang hijau, Rhodophyta atau ganggang merah, Phaeophyta atau ganggang coklat, Chrysophyta atau diatom, Pyrrophyta atau dinoflagellata, dan Euglenophyta atau euglenoids.
Artikel yang sebaiknya di baca juga