Sunday, 7 December 2014

Mengenal Sistem Pencernaan Pada Manusia

Tags

Sistem Pencernaan Pada ManusiaTentunya kita sebagai manusia akan memerlukan makanan untuk bertahan hidup, makanan yang telah kita konsumsi dan masuk kedalam perut tentunya akan dicerna untuk dijadikan sumber energi. Salah satu sistem yang cukup kompleks yang ada didalam tubuh kita yakni sistem pencernaan.

Sistem pencernaan makanan tentunya akan memproses untuk mengubah makanan dan juga menyerap sari makan yang mana berupa nutrisi-nutrisi yang akan dibutuhkan oleh tubuh kita. Dengan adanya sistem pencernaan juga tentu akan memecah molekul makanan yang kompleksi hingga menjadi molekul yang sederhana tentunya dengan menggunakan bantuan enzim yang membuatnya akan jadi lebih mudah dicerna oleh tubuh kita. Tentu saja jika dilihat sistem pencernaan yang pada manusia hampir sama dengan sistem pencernaan hewan, yakni terdapat mulut, lambung, usus dan juga mengeluarkan kotornya melewati anus. Adapun proses pencernaan pada tubuh manusia itu sendiri dibagi menjadi 5 macam yakni sebagai berikut:

- Injesti

Yakni dimana proses nya menaruh ataupun memasukkan makanan di mulut, hal tersebut biasanya menggunakan tangan atau alat bantu seperti sendok, garpu, sumpit dan lain-lain

- Pencernaan Mekanik

Dimana proses ini berlangsung untuk mengubah makanan menjadi lebih kecil dan lembut. Tentunya hal tersebut dilakukan dengan oleh bantuan gigi. Proses ini tentunya bertujuan yang mana bisa membantu mempermudah proses pencernaan kimiawi, proses ini tentu saja dilakukan secara sadar atau sesuai dengan kemauan kita.

- Pencernaan Kimiawi

Proses pencernaan yang satu ini tentunya merupakan proses dimana mengubah molekul-molekul zat makanan yang cukup kompleks hingga menjadi molekul-molekul yang sederhana. Pencernaan ini tentunya dilakukan oleh enzim, asam dan juga air.

- Penyerapan

Selanjutnya yakni proses penyerapan yang mana merupakan gerakan nutrisi dari sistem pencernaan ke sistem sirkulator dan lymphatic capallaris melewati osmosi, transport aktif dan juga proses difusi.

- Penyingkiran

Yang mana disini merupakan proses pembuangan material yang tidak dicerna dari tract melewati defekasi.

Organ pencernaan

1. Mulut
Mulut adalah organ pencernaan yang pertama dilalui makanan. Makanan di mulut dapat dicerna secara mekanik dengan bantuan gigi, dan juga dapat dicerna secara kimiawi dengan bantuan kelenjar ludah. berikut ini akan kami jelaskan mengenai bagian – bagian mulut yang merupakan alat pencernaan.

Bagian - bagian mulut
a. Gigi
Gigi manusia memiliki fungsi untuk mencerna makanan secara mekanik, gigi dapat menghancurkan makanan dari berukuran besar hingga berukuran lebih kecil – kecil sehingga enzim dapat lebih mudah dalam mencerna makanan tersebut. Gigi manusia selalu mengalami pertumbuhan dan perkembangan sejak dari bayi yaitu menghasilkan gigi susu dan menghasilkan gigi tetap ketika dewasa.

Anak – anak yang berusia mulai dari 6 tahun akan memiliki gigi susu sebanyak 20 buah. Berikut ini gambar susunan gigi pada anak – anak dan gambar susunan gigi pada orang dewasa.

Susunan gigi anak anak

1) Gigi seri (dens insisivus), jumlahnya 8 buah, dan memiliki fungsi untuk memotong makanan
2) Gigi taring (dens caninus), jumlahnya  4 buah, dan memiliki fungsi untuk merobek makanan
3) Gigi geraham kecil (dens premolare), memiliki jumlah sebanyak 8 buah dan berfungsi dalam mengunyah makanan yang masuk ke mulut.

Gigi susu pada anak – anak akan mulai tanggal pada usia antar 6 tahun sampai 14 tahun, setelah itu akan muncul gigi permanen sebagai penggantinya. Pada orang dewasa akan memiliki jumlah gigi sebanyak 32 buah karena terdapat geraham yang memiliki jumlah 12. Gigi juga memiliki bagian – bagian tertentu dan fungsinya masing – masing. Berikut ini adalah gambar struktur gigi manusia.

 

Struktur Gigi

b. Lidah
Lidah di dalam mulut memiliki fungsi untuk membantu dalam proses menelan makanan anda, selain itu lidah juga berperan dalam mengantar makanan ke bagian gigi agar mudah di hancurkan. Lidah juga memiliki fungsi untuk merasakan makanan baik itu manis, asam , asin, dan pahit yang disebabkan karena adanya pengecap yang disebut papila. Di permukaan lidah terdapat kelenjar yang berfungsi menghasilkan kelenjar lendir (mukosa).

c. Kelenjar ludah
kelenjar ludah berfungsi untuk mensekresikan ludah ke makanan anda. Ludah tersebut berfungsi untuk melakukan pencernaan secara kimiawi agar makanan menjadi lebih lembek dan mudah di telan. Ludah mengandung air 99% dan enzim amilase. Enzim amilase berfungsi untuk mengubah pati menjadi glukosa dan maltosa. Setelah makanan dihaluskan ia akan diteruskan masuk ke dalam kerongkongan.


2. Kerongkongan (Esofagus)
kerongkongan adalah bagian lanjutan dari sistem pencernaan manusia dan memiliki panjang sekitar 25 cm. Makanan yang telah menjadi bolus di dalam mulut akan melewati saluran kerongkongan dengan melalui gerakan peristaltik yaitu pergerakan makanan di dalam kerongkongan turun ke dalam lambung. Kontraksi otot yang bergantian di dalam kerongkongan menyebabkan gerak peristaltik ini.

Berikut ini adalah gambar pergerakan bolus di dala kerongkongan manusia.Proses Gerak Peristaltik

Di kerongkongan terdapat epiglotis yang berfungsi untuk mengatur jalan makanan dan jalan nafas. Bila seseorang makan maka jalan nafas epiglotis akan menutup. Sedangkan ketika tidak makan maka jalan nafas akan terbuka dan udara dapat lewat sehingga makanan tidak akan masuk ke area pernafasan, kecuali bila anda berbicara sambil makan.

3. Lambung
Lambung adalah saluran pencernaan memiliki bentuk seperti kantung, letakknya di bawah kerongkongan, makanan dari kerongkongan akan masuk ke dalam lambung.

Secara morfologi lambung memiliki 3 bagian utama yaitu kardiak, fundus, dan pilorus.

a. Bagian atas (kardiak), bagian ini memiliki batas dengan esofagus.

b. Bagian tengah (fundus),adalah bagian lambung yang terdapat di tengah
c. Bagian bawah  (pilorus), adalah bagian bawah yang berbatasan langsung dengan usus halus.

Struktur Lambung

Di dalam lambung terjadi 2 proses pencernaan yaitu secara mekanik dan kimawi, pencernaan mekanik lambung terjadi dengan cara makanan di remas dan di tekan – tekan oleh otot lambung sehingga makanan menjadi lebih halus. Selain itu pencernaan kimiawi berlangsung dengan bantuan Asam lambung yaitu HCL. Hcl berfungsi untuk membunuh bibit penyakit yang ada di dalam makanan dan juga mencerna makanan menjadi lebih kecil.

Di dalam lambung memiliki beberapa enzim pencernaan, berikut ini akan kita bahas enzim tersebut beserta fungsinya :

a. Enzim renin berfungsi untuk mencendapkan kasein dari susu yang kita minum.

b. Enzim pepsin berfungsi untuk mengubah protein menjadi peptida.

c. Enzim lipase berfungsi untuk mengubah lemak menjadi asam lemak,

4. Usus halus

Usus halus adalah kelanjutan organ pencernaan setelah lambung, ciri ciri usus halus memiliki saluran yang berkelok – kelok, memiliki panjang 6-8meterr,  memiliki lebar 25 mm dan banyak lipatan – lipatan (vili) di dalamnya. lipatan ini juga biasa disebut jonjot usus fungsinya adalah untuk menyerap zat makanan yang dibutuhkan tubuh ,vili ini berhubungan langsung dengan peredaran darah manusia.

Usus halus manusai dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu :

a. usus 12 jari (duodenum) memiliki panjang  25 cm,
b. usus kosong (jejunum) memiliki panjang 7 m,
c.usus penyerapan  (ileum) memiliki panjang 1 m.

Berikut ini adalah gambar struktur usus halus.

Struktur anatomi usus halus

 

Di dalam usus terjadi pencernaan secara kimiawi menggunakan enzim. Kimus (zat makanan yang telah melalui lambung) akan masuk ke dalam usus, di dalam usus akan bercampur dengan beberapa getah pencernaan yang dihasilkan oleh hati, pankreas dan dinding usus halus. Adapun getah pencernaan tersebut adalah getah empedu, getah usus, dan getah pankreas.

a. Cairan Empedu
Getah empedu memiliki warna yang kuning agak kehijau – jiuana berisi sekitar 86% air dan tidak mengandung enzim apapun. Getah empedu hanya mengandung garam empedu dan mucin untuk membantu proses pencernaan. Berikut ini manfaat komposisi cairan empedu manusia.

1. Air fungsinya untuk bahan pelarut utama,

2. Mucin fungsinya untuk melicinkan dan membahasi usus bagian duodenum sehingga tidak terjadi iritasi di dinding usus kita.

3. Garam empedu memiliki fungsi untuk menurunkan tegangan dari permukaan lemak dan air.

b. Getah Pankreas
Getah pankreas tentu saja berasal dari pankreas, Pankreas dapat menghasilkan hormon Insulin untuk menjaga kadar gula darah agar selalu normal dengan cara menggunakannya sebagai energi.

c. Getah Usus
Getah usus berasal dari kelenjar yang terdapat di sekitar usus halus. Getah usus memiliki enzim pencernaan untuk usus seperti Sukrase, maltase, laktase, peptidase

Berikut ini pembahasan mengenai fungsi enzim yang terdapat di dalam usus halus tersebut.

- Enzim sukrase memiliki fungsi untuk mengubah glukosa menjadi molekul fruktosa

- Maltase memiliki fungsi mengubah maltosa menjadi 2 molekul glukosa.

- Enzim laktase memiliki fungsi untuk mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa

- enzim peptidase memiliki fungsi untuk mengubah peptida menjadi asam amino

5. Usus besar
Usus besar adalah sambungan dari usus kecil yang panjangnya sekitar 1 meter. usus besar terbagi menjadi 3 bagian yaitu  kolon ascendens, kolon transversum, dan kolon descendens. bagian ukung usus buntu terdapat umbai cacing yang mengandung sel darah putih.

Apa yang terjadi pada usus besar?  sisa zat makanan yang tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh manusia akan masuk ke dalam usus besar dengan menggunakan gerakan peristaltik. Sebelum didkeluarkan dari anus Air dan garam mineral yang ada akan diserap oleh tubuh karena masih dibutuhkan. kemudian Bakteri Escherichia coli akan bekerja untuk proses pembusukan. Setelah berada pada masa 1 hingga 4 hari, feses akan dikeluarkan dari usus besar menuju anus melalui proses defekasi.

gambar usus besar

 

 

Organ dalam Sistem Pencernaan Pada Manusia

Organ yang termasuk dalam sistem pencernaan terbagi menjadi dua kelompok diantaranya yakni sebagai berikut:

- Saluran Pencernaan

Ini merupakan saluran yang kontinyu berbentuk tabung yang mana dikelilingi oleh otot. Saluran pencernaan ini juga berfungsi untuk mencerna makanan, memecah nya hingga menjadi bagian yang kecil dan kemudian menyerap bagian tersebut hingga menuju pembuluh darah. Organ-organ yang termasuk didalamnya yakni diantaranya mulut, faring, esophagus, lambung, usus halus dan juga usus besar. Dari usus besar tersebut makanan akan dibuang keluar tubuh hingga melalui anus.

- Organ pencernaan tambahan

Organ ini tentunya berfungsi untuk membantu saluran pencernaan dalam melakukan kerjanya seperti gigi dan lidah yang terdapat dalam rongga mulut, kantung empedu dan juga kelenjar pencernaan yang mana akan dihubungkan dengan saluran pencernaan tentunya melalui sebuah saluran. Kelenjar pencernaan tambahan itu sendiri tentunya akan memproduksi secret yang mana akan berkontribusi dalam membantu memecahkan bahan makanan.

Proses Pencernaan Makanan Dalam Sistem Pencernaan Pada Manusia

Tentunya prosesnya cukup sederhana yang pertama dilakukan oleh mulut yang melakukan proses mekanik yakni mengunyah makanan dengan gigi dan juga pencernaan kimiawi yang mana menggunakan enzim ptyalin. Enzim ptyalin itu sendiri berfungsi untuk mengubah makanan yang ada didalam mulut, yang mana mengandung zat karbohidrat hinga menjadi gula sederhana. Hingga pada proses akhirnya akan dikeluarkan menjadi kotoran.

Itulah informasi mengenai sistem pencernaan pada manusia yang mana tentunya bisa menjadi bahan yang akan membantu Anda untuk mengenal lebih jauh tentang sistem pencernaan yang ada didalam tubuh kita. J

Penyakit pada sistem pencernaan

Penyakit pada sistem pencernaan manusia sangat banyak sekali karena terdapat beragam makanan yang kita konsumsi. Makanan yang tidak sehat akan membuat penyakit mudah masuk. nah apa saja penyakit tersebut? kita akan bahas berikut ini.


a. Diare

Diare adalah penyakit pencernaan yang memiliki ciri ciri feses yang sangat cair dari biasanya. mengapa bisa diare? karena terjadi iritasi pada bgian selaput lencir dinding usus karena bakteri disentri.


b. Sembelit (konstipasi)

Sembelit adalah penyakit pencernaan yang diakibatkan karena terlalu lama tidak terjadi defekasi sehingga cairan di dalam usus besar akan diserap oleh tubuh mengakibatkan feses menjadi lebih keras dan susah di keluarkan. hindari kebiasaan menahan BAB agar tidak terkena konstipasi.


c. Gastritis

Gastritis adalah penyakit pada sistem pencernaan yang terjadi di bagian lambung. Gastritis disebabkan karena peradangan pada dinding lambung  oleh beberapa faktor seperti kelebihan zat asam di area lambung kita.

d. Appendisitis

Appendisitis adalah penyakit pada sistem pencernaan manusia yang terjadi akibat adanya peradangan pada bagian umbai cacing. Pembengkakan tersebut bisa diakibatkan karena makanan yang menumpuk atau infeksi sehingga menimbulkan nanah.


e. Hemoroid

Hemoroid adalah kelainan sistem pencernaan di bagian pembuluh vena anus, hemoroid lebih dikenal dengan wasir. Gejala penyakit hemoloid adalah terjadi pendarahan di anus, terasa nyeri dan kadang terasa gatal – gatal.

Demikianlah pembahasan mengenai sistem pencernaan pada manusia. Semoga artikel ini lengkap dan dapat membuat anda lebih paham mengenai pencernaan.

Artikel Sebelumnya

Klasifikasi Makhluk Hidup

Sistem Peredaran darah manusia

Penyakit Hemophilia