Showing posts with label Bioteknologi. Show all posts
Showing posts with label Bioteknologi. Show all posts

Thursday, 10 December 2015

Pengertian kultur jaringan lengkap

Pengertian kultur jaringan – Kultur jaringan berasal dari 2 kata yaitu kultur artinya budidaya dan jaringan merupakan kumpulan sel yang memiliki fungsi yang sama. Jadi kalau kuta artikan maka kultur jaringan adalah pembudidayaan tanaman untuk memperoleh tanaman yang bari dengan ciri khas dan sifat yang sama dengan induknya. Secara umum kultur jaringan adalah proses memelihara dan menumbuhkan bagian organ tanaman seperti embrio, bunga maupun tunasnya pada kondisi aseptik.

Manfaat kultur jaringan

Manfaat kultur jaringan cukup banyak oleh karena itu teknik kultur jaringan mulau berkembang dengan pesat. Berikut ini beberapa manfaat dari kultur jaringan :

1. Dapat menghasilkan tanaman baru yang bebas dari penyakit.

2. Dapat dilakukan proses perbanyakan tanaman dengan lebih cepat.

3. Proses pembuatan bibit tidak terkendala musim karena dapat dilakukan sepanjang tahun.

4. Pembuatan bibit dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih banyak.

5. Tanaman yang dihasilkan akan memiliki sifat unggul

6. Dapat membantu memperbanyak tanaman yang sudah langka dengan cepat dan mudah

Teknik kultur jaringan

Teknik kultur jaringan menggunakan cara vegetatif dalam memperbanyak suatu jenis tanaman. Proses mengkkultur seuatu sel maupun jaringan tanaman disebut aseptic (in vitro) dimana sel yang telah diambil untuk di pelihara pada seuatu medium padat atau cair dalam kondisi streril. Setelah sel berada pada kondisi yang cocok untuk pertumbuhannya maka sel itu akan mengalami poliferasi sampai terbentuk kalus. Kalus yang telah terbentuk selanjutnya dipindahkan ke medium diferensiasi yang cocok agar terbentuk tanaman kecil yang sudah lengkap, tanaman ini disebut planlet.

Teknik kultur jaringan

Teknik kultur jaringan ini memungkinkan untuk menghasilkan banyak tanaman dalam jumlah besar yang berasal dari 1 irisan tanaman saja.

Teknik mengkultur jaringan ini berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Schleiden dimana sebuah sel bersifat autonom dan totipotensi. Totipotensi adalah kemampuan yang dimiliki oleh sel tumbuhan ketika dipindahkan pada lingkungan yang sesuai maka ia akan tumbuh menjadi sebuah tanaman yang sempurna sama dengan induknya.

Teknik  kultur jaringan kelihatannya mudah dilakukan namun ini hanya akan berhasil jika telah memenuhi syarat – syarat sebagai berikut :

1. Jaringan yang akan digunakan masih aktif dan dapat melakukan pertumbuhan dan perkembangan jaringan selanjutnya.

2. Jaringan yang digunakan bersal dari bagian daun, tunas, kuncup, ujung batang, akar, umbi.

3. Jaringan yang diambil dari bagian tanaman yang masih muda, ciri  - ciri yang dapat dirasakan adalah bagian tersebut sangat lunak ketika ditusuk pisau,

4. Faktor medium juga bisa mempengaruhi keberhasilan kultur jaringan dimana medium harus di kontrol keadaan aseptik, serta pengaturan udara yang baik.

5.Khusus bila anda menggunakan biji maka harus memperhatikan kemasakan embrio, temperatur, dormansi dan waktu imbibisi.

langkah - langkah kultur jaringan

Media kultur jaringan

Media kultur jaringan dibedakan menjadi 2 jenis yaitu media padat dan media cair.

Media padat biasanya terbuat dari padatan gel agar namun sebelumnya telah dicampurkan nutrisi dengan agar.

Adapun media cair dibuat dengan melarutkan nutrisi pada air.  Komposisi media dapat berbeda – beda yang berdampak tidak sama pada hasil pertumbuhan maupun perkembangan jaringan.

Pada media MS, tidak ada zat pengatur tumbuh (ZPT) sehingga ZPT dimasukkan pada media eksogen. ZPT ini sangat berperan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

Media kultur jaringa

Pemberian hormon tumbuh atau ZPT pada jaringan parenkim dapat membuat jaringan ini kembali menjadi merismatik dan berkembang menjadi jaringan adventif tempat pucuk, akar dan tunas atau daun pada tempat yang tidak seharusnya. Pada proses ini disebut diferensiasi.

Adapun cara memperbanyak tanaman invitro dilakukan dengan 3 langlah yairu :

1. Dengan cara memperbanyak tunas dari mata tunas apikal.

2. Dengan cara embriogenesis somatik yang terjadi secara langsung ataupun melalui tahap pembentukan tunas.

3. Dengan melalui pembentukan tunas adventif.

Berikut ini 2 Tipe jaringan yang bisa digunakan untuk mengerjakan kultur jaringan adalah sebagai berikut :

1. Jaringan muda yang belum pernah mengalami diferensiasi dan masih aktif membelah sehingga jaringan ini dapat melakukan regenerasi yang tinggi. Letak jaringan tipe ini ada di tunas apikal, tunas aksiler, ujung akar, kambium, dan tepi daun.

2. Jaringan parenkima adalah jaringan yang menyusun tanaman muda dan sudah berdiferensiasi dan menjalankan fungsinya. Contoh jaringan ini bisa kita temukan pada daun yang sudah berfotosintesis maupun akar dan batang yang berperan sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.

Contoh kultur jaringan

Contoh kultur jaringan mungkin sudah banyak di lakukan pada tanaman namun tidak mudah membedakan tanaman hasil kultur jaringan dengan yang bukan. Berikut ini daftar tanaman yang sudah pernah berhasil dilakukan kultur jaringan.

Jati mas

Kelapa sawit,

Anggrek cattleya

Pisang abaka

Pisang lampung

Macam –macam kultur jaringan

Macam – macam kultur jaringan dibedakan berdasarkan bagian tubuh tumbuhan yang digunakan utnuk kultur. Berikut ini 6 macam kultur jaringan yang dapat dilakukan :

1. Kultur embrio, adalah kultur jaringan yang menggunakan embrio sebagai bahan kultur jaringan.

2. Kultur anter adalah jenis kultur yang menggunakan kepala sari tumbuhan untuk memperbanyak spesiesnya.

3. Kultur meristem adalah proses kultur jaringan yang menggunakan bagian tumbuhan yang masih muda baik uitu akar, batang daun maupun batang.

4. Kultur kloroplas adalah perbanyakan tanaman menggunakan klorofil agar didapatkan individu baru.

5.kultur polen adalah perbanyak tanaman dengan memanfaatkan serbuk sari.

6. Kultur protoplas adalah perbanyakan tanaman menggunakan jaringan hayati dari tanaman.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian kultur jaringan, manfaat, teknik, contoh dibahas seccara lengkap, bila ada yang kurang akan kami tambahkan di lain kesempatan.

Artikel sebelumnya :

Bioteknologi modern, contoh, dan manfaatnya

Bioteknologi konvensional, contoh dan manfaat

Foto :

slideshare(dot)net

niviavia.wordpress(dot)com

Sunday, 15 November 2015

Bioteknologi modern, contoh, dan manfaatnya

Bioteknologi Modern – Bioteknologi modern adalah bagian dari penerapan ilmu bioteknologi yang telah menggunakan alat – alat canggih dan modern, alat ini digunakan karena sudah tidak memungkinkan menggunakan teknologi sederhana (konvensional) sebab yang akan di manipulasi merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup, pengaplikasian bioteknologi modern harus dengan keterampilan khusus dan pengetahuan yang mendalam terhadap makhluk hidup yang akan di uji coba. banyak sekali makhluk hidup yang sudah menjadi percobaan bioteknologi modern seperti bakteri e,coli, bayi tabung, hormon tumbuhan dan manusia.

Bioteknologi modern

Ciri – ciri bioteknologi modern

Ciri – ciri bioteknologi modern dapat membantu kita membedakan dengan bioteknologi konvensional. Berikut ini ciri – cirinya

1. Dilandaskan pada prinsip – prinsip ilmiah yang sesuai dan terstruktur.

2. Teknik pengaplikasiannya menggunakan pengkajian mendalam dengan prinsip ilmu yang beragam.

3. Produknya dapat diproduksi massal dengan cepat serta seragam, produksi seperti roti, bir, kecap, vaksin dan sebagainya dapat dibuat dalam waktu singkat saja.

Contoh bioteknologi modern

Contoh bioteknologi modern yang telah banyak digunakan saat cuku membantu manusia, salah satu contoh bioteknologi modern bisa diaplikasikan dalam bidang kedokteran. Berikut ini adalah contoh bioteknologi modern

1. Membuat antibodi monoklonal

Antibodi monoklonal diperoleh dari 1 sumber tunggal untuk berbagai macam kegunaan. antibodi monoklonal ini bisa digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya hormon koronik di dalam hormon seorang wanita yang hamil, berfungsi juga untuk mengikat racun dan membuatnya tidak aktif lagi, membuat tubuh tidak melakukan reaksi penolakan pada saat transplantasi organ.

2. Membuat vaksin

Vaksin sangat penting untuk mencegah seseorang terkena penyakit berbahaya. Vaksin berasal dari sebuah mikroorganisme dan kemudian dilemahkan kemudian dimasukkan pada tubuh manusia agar bisa kebal dari penyakit tertentu yang di inginkan.

3. Membuat antibiotik

Antibiotik berperan dalam menghambat pertumbuhan dan perkembangan virus maupun organisme berbahaya yang menginfeksi manusia. Antibiotik dapat diperoleh dari bagian tubuh jamur maupun bakteri. Sudah banyak sekali jenis antibiotik dengan manfaat yang spesifik.

4. Memproduksi hormon

Hormon berperan dalam mempercepat sebuah reaksi tertentu, hormon sangat diperlukan dalam berbagai bidang industri dan kesehatan. Cukup banyak hormon yang telah diproduksi menggunakan bioteknologi modern seperti hormon pertumbuhan, hormon kortison, hormon insulin dan hormon testosteron.

Manfaat bioteknologi modern

Manfaat bioteknologi modern dapat dirasakan di setiap bidang ilmu mulai dari pertanian, kedokteran, industri. Berikut ini manfaat bioteknologi modern

1. Dapat mengembangbiakkan tanaman yang sudah hampir punah agar jumlahnya dapat kembali bertambah, regenerasi tanaman dapat dipercepat menggunakan teknik transplantasi nukleus.

2.Dapat menghasilkan bakteri atau makhluk hidup tertentu yang dapat mengurangi pencemaran di air,

3. Berperan dalam meningkatkan hasil produksi makanan dan minuman serta memiliki rasa dan kandungan yang lebih baik.

4. Dapat menghasilkan obat – obatan yang mempercepat penyembuhan pasien sekaligus mencegah seseorang terkena penyakit yang sedang mewabah.

Demikianlah ulasan kita mengenai bioteknologi modern, semoga dapat menambah khazanah pengetahuan kita kedepannya,

Baca juga :

Bioteknologi konvensional, contoh dan manfaat

Pengertian rantai makanan (lengkap)

Pola hidup sehat yang dapat mencegah diabetes

Foto : bloganasekolah.blogspot(dot)com

Saturday, 14 November 2015

Bioteknologi konvensional, contoh dan manfaat

Bioteknologi konvensional – Bioteknologi konvensional adalah semua produk bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme untuk menghasilkan produk dan jasa, misalnya mikroorganisme yang digunakan adalah jamur maupun bakteri yang berperan dalam menghasilkan enzim – enzim tertentu untuk melakukan proses metabolisme agar didapatkan produk yang diinginkan dan bermanfaat bagi umat manusia. Bioteknologi konvensional tidak menggunakan teknik rekayasa genetika sama sekali.

bioteknologi konvensional

Contoh bioteknologi konvensional

Ada banyak sekali produk bioteknologi konvensional yajng sering kita gunakan sehari – hari. berikut ini daftar contoh bioteknologi konvensional dilengkapi dengan bahan yang dibutuhkan dan jenis mikroorganismenya :

1. Tempe dibuat menggunakan Kedelai dengan memanfaatkan Rhizopus oligosporus

2. Tauco dibuat menggunakan Kedelai dengan memanfaatkan Aspergillus oryzae

3. Kecap dibuat menggunakan Kedelai dengan memanfaatkan Aspergillus soyae

4. Oncom dibuat menggunakan Bungkil kacang dengan memanfaatkan Monillia sitophilia

5. Yoghurt dibuat menggunakan susu dengan memanfaatkan Streptococcus thermophilus 

6. Yoghurt dibuat menggunakan Susu dengan memanfaatkan Lactobacillus vulgaris

7. Keju dibuat menggunakan Susu dengan memanfaatkan Lactobacillus vulgaris

8. Keju dibuat menggunakan Susu dengan memanfaatkan Lactobacillus lactis

9. Mentega dibuat menggunakan Susu dengan memanfaatkan Streptococcus lactis

10. Asinan dibuat menggunakan Kubis dengan memanfaatkan Lactobacillum plantarum 

Manfaat bioteknologi konvensional

Ada banyak sekali manfaat yang di dapatkan dari produk bioteknologi konvensional dalam kehidupan sehari – hari kita. berikut ini beberapa manfaat dari bioteknologi konvensional :

1. Meningkatkan kandungan gizi dari hasil produk bioteknologi berupa makanan dan minuman karena telah terjadi perubahan kandungan zat dari bahan makanan tersebut.

2. dapat memunculkan sumber makanan baru  yang sangat bermanfaat misalnya air kelapa tua dapat dijadikan produk nata de coco. Kedelai digunakan untuk membuat makanan kecap.

3. membuat makanan menjadi lebih tahan lama dari sebelumnya. contoh produknya adalah asinan yang bisa bertahan lebih lama dibandingkan bila tidak diasinkan.

4. Dapat meningkatkan pendapatan per kapita. Masyarakat yang paham cara membuat nata de coco dapat memasarkan produkny hasil olahan air kelapa tua ini menjadi uang yang lebih bernilai tinggi.

Demikianlah pembahasan mengenai bioteknologi konvensional, contoh bioteknologi konvensional dan manfaat bioteknologi konvensional.

Baca juga :

Pengertian rantai makanan (lengkap)

Pola hidup sehat yang dapat mencegah diabetes

Kenali Penyakit Diabetes Lebih Jauh Serta Cara Menanggulanginya Dengan Obat Herbal

Pengertian Bioteknologi, Bioteknologi Konvensional dan Bioteknologi Modern

Photo : life.viva(dot)co(dot)id

Monday, 1 December 2014

Pengertian Mikroskop, Bagian bagian mikroskop, Mikroskop Cahaya

Pengertian mikroskop – Mikroskop merupakan alat yang sangat berguna di dalam laboratorium untuk melihat benda – benda yang berkuran sangat kecil atau mikroskopis sehingga tidak dapat dilihat secara langsung menggunakan mata secara langsung. Mikroskop sering digunakan dalam berbagai bidang kehidupan seperti kedokteran, biologi, kesehatan dan lain – lainnya. Mikroskop merupakan alat optik yang tersusun dari 2 buah lensa cembung dimana lensa yang terdapat di dekat objek yang diamati disebut lensa objektif sedangkan lensa yang berada di mata pengamat disebut lenca okuler.

Penemu mikroskop Ialah Antonie van leeuwenhoek, bermula dari hobby dirinya yang suka melihat lihat atau memicingkan matanya dari kaca lensa mikroskop. Ia membuat mikroskop sendiri secara manual dalam perakitannya sehingga pada waktu itu tidak semua orang dapat dengan mudah memiliki mikroskop Berkat mikroskop temuan antoni van leeuwenhoek ini ia dapat melihat berbagai makhluk berukuran kecil seperti rambut, titik hujan dan beberapa serangga kecil

Fungsi mikroskop yang paling utama adalah mengamati benda – benda kecil karena mikroskop dapat memperbesar bayangan benda dari 10 kali hingga jutaan kali lipat dengan menggunakan jenis – jenis mikroskop seperti mikroskop cahaya maupun mikroskop elektron.

Bagian bagian mikroskop

Mikroskop merupakan alat optik yang memiliki bagian – bagian cukup rumit. Bagian tersebut berperan besar dalam menjalankan fungsi mikroskop. Berikut ini kita akan bahas bagian – bagian mikroskop secara umum yang ada pada mikroskop cahaya :

Bagian - bagian mikroskop

 

Bagian – bagian Mikroskop cahaya pada umumnya dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagian optik, bagian penerangan dan bagian mekanis. Nah kita akan bahas bagian – bagian mikroskop tersebut beserta fungsinya.


a. Bagian Optik
Bagian optik dari mikroskop berupa lensa yang berfungsi memperbesar bayangan benda. Terdapat 2 macam lensa di mikroskop yaitu lensa yang terdapat di bagian mata pengamat disebut lensa okuler pembesarannya biasanya 10 x. Kemudian terdapat lensa yang dekat dengan benda preparat biasa disebut lensa objektif biasanya memiliki pembesaran 10 x, 20 x, 40 kali bahkan 100 x.  Untuk dapat mengatur lensa objektif anda hanya perlu memutar bagian revolver hingga pas pada pembesaran yang diinginkan..

Lensa yang terakhir adalah lensa yang terdapat pada kondensor di bagian bawah berperan dalam mengumpulkan cahaya yang aakan mengenai objek. Dengan demikian maka objek yang diamati akan tampak lebih terang dan lebih jelas. Adapun pembesaran yang akan dihasilkan terhadap gambar adalah hasil kali antara pembesaran lensa okuler dengan pembesaran lensa objektif.

Contoh lensa okuler 10 x dan lensa objektif 10 x maka pembesaran yang dihasilkan adalah 100 x.


b. Bagian Penerangan

Bagian penerangan mikroskop adalah bagian yang berperan dalam memaksimalkan cahaya yang masuk sehingga gambar dapat terlihat. Cermin pada mikroskop berperan dalam menangkap cahaya dan memantulkannya. Cermin tersebut memiliki 2 sisi dimana ada yang sisi datar dan ada sisi yang cekung. Jika cahaya cukup terang maka gunakanlah cermin datar sedangkan apabila cahaya kurang maka gunakanlah cermin bagian cekung.

Diafragma terletak di bagian bawah bawah meja objek. Fungsi diafragma adalah mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke preparat,  diafragma dapat di stel manual untuk mengatur banyaknya cahaya yang diinginkan.

c. Bagian Mekanis
Bagian mekanis mikroskop berfungsi untuk membantu dalam memudahkan pemakaian mikroskop. Adapun yang termasuk bagian mekanis adalah kaki yang berfungsi untuk tempat berdirinya mikroskop, bagian pegangan mikroskop untuk digunakan saat mengangkat mikroskop dan pengatur fokus berupa mikrometer dan makrometer. Mikrometer berfungsi untuk memperjelas gambar yang telah di dapat dan Makrometer berfungsi untuk mencari gambar pertama di kaca preparat

Macam macam mikroskop

Ada beberapa macam mikroskop yang  sering digunakan selama ini, berdasarkan hasil gambar yang diamati maka mikroskop dapat dibagi menjadi 2 yaitu mikroskop Stereo (3 dimensi) dan mikroskop cahaya (2 dimensi). Sedangkan berdasarkan sumber cahayanya maka mikroskop dibedakan menjadi Mikroskop Elektron dan Mikroskop Cahaya. berikut ini kita akan bahas satu demi satu :

Mikroskop elektron

Mikroskop elektron adalah mikroskop canggih yang memiliki pembesaran hingga 100 ribu kali. Dengan menggunakan mikroskop ini anda dapat melihat organel – organel penyusun sel maupun virus secara jelas. Mikroskop menggunakan elektron sebagai pengganti cahaya dan di operasikan pada ruangan khusus. Berdasarkan jenisnya mikroskop di bedakan menjadi 2 tipe yaitu tipe mikroskop elektroscanning (SEM) dan Mikroskop elektron transmisi (TEM). harga mikroskop elektron cukup mahal sehingga sulit untuk di implementasikan di sekolah – sekolah.

Mikroskop cahaya

Mikroskop cahaya adalah mikroskop yang menggunakan cahaya matahari atau cahaya lampu sebagai penerangan agar gambar dapat terlihat. Pembesaran mikroskop cahaya saat ini hanya maksimal 100 kali lipat. Mikroskop cahaya memiliki 3 bagian lesan yaitu lensa objektif, lensa okuler dan bagian lenca kondensor. Semua lensa tersebut bekerja sama untuk memperjelas gambar preparat.

Lensa objektif dan lensa okuler di pasang di bagian ujung tabung mikroskop dimana terdapat lensa tunggal (monokuler dan ada pula lensa ganda (binokuler).

Mikroskop Stereo

Mikroskop stereo adalah mikroskop yang berfungsi untuk mengamati preparat yang berukuran besar dan ingin diamati bagian – bagiannya. Pembesaran mikroskop stereo hanya sekiatar 7 sampai 30 kali. Dengan menggunakan mikroskop stereo maka anda akan melihat gambar dalam bentuk 3 dimensi Dan gambar yang dihasilkan lebih tajam

Cara menggunakan mikroskop

Cara menggunakan mikroskop yang benar agar dapat mendapatkan gambar dengan mudah dan tidak merusak mikroskop maka kita akan berikan tutorial cara menggunakan mikroskop dari awal hingga selesai praktikum.

1. Bawalah mikroskop dari ruang penyimpanan ke atas meja dengan cara memegang bagian punggung mikroskop dan tangan yang satunya memegang kaki mikroskop.

2. Letakkan di bagian meja yang cukup terkena cahaya.

3. Buatlah preparat dengan cara mengiris sangat tipis preparat kemudian masukkan ke dalam kaca preparat. Anda juga dapat menggunakan preparat buatan untuk diamati.

4. Ketika preparat sudah jadi selanjutnya anda tinggal mencari gambar dengan menggunakan pembesaran terkecil dulu, gunakan makrometer untuk mendaptkan gambar, setelah itu anda gunakan mikromereter halus memperjelas gambar. Anda juga dapat mengganti – ganti pembesaran mikroskop agar gambar menjadi lebih jelas.

5. Buatlah gambar hasil pengamatan anda pada kertas, setelah itu lepaskan semua preparat dan letakkan kembali mikroskop di tempat asalnya.

Artikel Sebelumnya

Klasifikasi Makhluk Hidup

Sistem Peredaran darah manusia

Macam macam Bioma

Sunday, 16 November 2014

Pengertian Kultur Jaringan dan manfaat Kultur Jaringan

Pengertian Kultur Jaringan – Mungkin Anda bertanya-tanya mengenai apakah yang dimaksud dengan kultur jaringan disini. Seperti yang kita tahu kultur tersebut merupakan kata yang mengacu pada budidaya dan kata jaringan tentunya berhubungan dengan kelompok sel yang memiliki bentuk dan juga fungsi yang sama. Dengan kata lain kultur jaringan merupakan budidaya suatu jaringan tumbuhan yang menjadi tumbuhan baru tentunya memiliki sifat asli seperti induknya. Mengapa untuk melakukan kultur jaringan perlu sekali menggunakan bagian jaringan meristem daripada tumbuhan itu sendiri? Tentu saja karena jaringan meristem itu sendiri merupakan jaringan muda yang berarti terdiri dari sel-sel yang bisa selalu membelah, terlebih lagi dinding nya pun tipis. Untuk memperbanyak tumbuhan dengan menggunakan metode kultur jaringan itu sendiri tentunya merupakan salah satu cara perkembangbiakan secara vegetative. Sebagian besar tumbuhan yang dikembangbiakan dengan cara vegetative itu sendiri lebih memungkinkan untuk menghasilkan tumbuhan yang mempunyai sifat yang sama dengan induknya ataupun kita bisa menggabungkan 2 sifat yang tidak sama untuk menghasilkan tumbuhan unggulan. Tumbuhan unggulan yang dimaksud tentunya kebal dari hama penyakit, mempunyai akar yang kuat, memilik bentuk morfolgi yang baik serta mampu menghasilkan buah yang lebat.

Pengertian Kultur jaringan

Manfaat Kultur Jaringan

Lalu apa manfaat dari kultur jaringan tersebut? Tentu dengan Anda menggunakan metode ini, tumbuhan baru bisa dihasilkan dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang relatif jauh lebih singkat, terus juga memiliki sifat fisiologi dan morfologi yang sama dengan induknya. Dengan menggunakan metode ini juga diharapkan bisa mendapatkan tumbuhan baru yang sifatnya unggul. Didalam bidang farmasi juga metode kultur jaringan biasanya digunakan untuk membuat obat-obatan seperti contohnya pohon kina yang dikembangbiakan dengan metode ini bisa menghasilkan senyawa kinidia(obat penyakit jantung aritmia). Tidak hanya itu saja, metode kultur jaringan ini bisa bermanfaat dibidang fisiologi tumbuhan contohnya anggrek yang jika diiri melintang bagian ujung akarnya akan terlihat warna tertentu.

Itulah sekilas mengenai pengertian kultur jaringan yang mana tentunya sangat berguna untuk Anda yang masih belum mengenal metode perkembangbiakan ini. J

Artikel Terkait

Ciri Ciri Hamil Anak laki – Laki

Ciri Ciri Diabetes

Ciri Ciri kanker Otak

Monday, 27 October 2014

Pengertian Bioteknologi, Bioteknologi Konvensional dan Bioteknologi Modern

Pengertian bioteknologi – Bioteknologi berasal 2 kata yaitu Bio yang berarti hidup dan Teknologi sehingga akan menghasilkan sebuah cabang ilmu baru yaitu Ilmu yang mempelajari mengenai bagaimana cara memanfaatkan makhluk hidup seperti jamur,bakteri, virus dan sebagainya yang dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia di bumi ini. Ilmu bioteknologi sudah sangat berkembang pesat yang pada awalnya hanya bioteknologi konvensional kini sudah merambah pada bioteknologi, modern, bioteknologi pertanian, bioteknologi pangan dan sebagainya.

Bioteknologi

Bioteknologi modern

Bioteknologi modern adalah jenis ilmu bioteknologi yang menggunakan alat – alat modern dan bersifat sangat kecil sekali sehingga sulit untuk dilakukan di rumah – rumah. BIoteknologi modern memiliki ciri – ciri yaitu sudah memanfaatkan teknologi DNA rekombinan. Salah satu contoh dari BIoteknologi modern adalah memanfaatkan Bakteri E.Coli untuk perbanyakan hormon insulin bagi penderita diabetes sehingga kadar gula darahnya dapat dikurangi.Pada intinya Bioteknologi sudah memanfaatkan teknologi penyambungan dan pemotongan dna dari suatu virus atau bakteri untuk digabung dengan makhluk hidup lainnya agar lebih bermanfaat. Contoh Bioteknologi Modern yaitu : Bayi tabung,Produksi hormon pertumbuhan manusia (Growth Hormon), Antibiotik, Vaksin Malaria, Hormon BST, Hewan Transgenik, Tanaman Tahan hama, Dan domba Dolly.

Antibiotik

 

Bioteknologi konvensional

Bioteknologi konvensional adalah penerapan ilmu bioteknologi dengan memanfaatkan makhluk hidup secara langsung untuk mengubah kandungan gizi dari suatu produk. Bioteknologi konvensional mudah dilakukan di rumah – rumah sederhana sekalipun karena prosesnya mudah dan juga bahan – bahannya mudah di dapatkan. Beberapa contoh dari Bioteknologi konvensional yaitu pembuatan tempe,  pembuatan, kecap,  pembuatan oncom dan pembuatan tape.

Bioteknologi konvensional

 

Bioteknologi pertanian

Bioteknologi pada bidang pertanian turut memberikan sumbangsih yang sangat besar karena dengan ilmu tersebut maka produksi dan kualitas hasil pertanian dapat ditingkatkan lagi. Bioteknologi pertanian sudah dimanfaatkan masyarakat sejak dahulu hingga berkembang dalam bentuk modern seperti saat ini. Pembuatan kompos atau biogas adalah salah satu produk bioteknologi pertanian sederhana, sedangkan pembuatan tanaman transgenik, kultur jaringan, biopestisida merupakan contoh dari bioteknologi pertanian yang sudah modern. Pembuatan tanaman hidroponik juga berkat ilmu dari bioteknologi pertanian dimana tanaman ini memiliki banyak sekali keunggulan seperti tidak membutuhkan lahan yang luas, mudah dikerjakan, tumbuh lebih cepat, hemat pupuk, dan bebas dari hama dan penyakit.

Bioteknologi pertanian

Bioteknologi pangan

Di bidang pangan ilmu bioteknologi berperan dalam meningkatkan kualitas dari zat gizi dari suatu makanan. beberapa contoh produk bioteknologi pangan seperti : Kopi, kecam, keju, yoghurt, nata de coco, oncom, tape dan tempe. Bila diamati bahan dasar dari pembuatan produk tersebut rasa dan gizinya masih rendah untuk manusia, tetapi setelah melalui proses bioteknologi maka ia menjadi makanan yang digemari karena enak dan juga bernilai gizi tinggi. Beberapa jenis minuman yang mengandung alkohol dibuat dari proses fermentasi jamur an aerob yang akan bekerja pada lingkungan tidak mengenadung oksigen.

Bioteknologi pangan

Manfaat bioteknologi

Manfaat bioteknologi dalam kehidupan manusia sudah sangatn banyak sekali dan ilmu ini akan terus mengalami perkembangan seiring dengan berkembangnya alat – alat pembantu bioteknologi seperti mikroskop dan alat – alat yang berkaitan dengan pemotong dan penyambung DNA pada makhluk hidup. Secara umum berikut ini manfaat bioteknologi bagi manusia :

1. Menghasilkan obat – obatan yang lebih efektif dan murah meriah salah satu contohnya adalah pembuatan hormon insulin dari isolasi gen Bekteri E. coli.

2. Menghasilkan antibiotik untuk membunuh penyakit yang berbahaya. Saat ini sudah banyak sekali antibiotik yang ada di apotik dan murah harganya serta lebih efektif dalam pengobatan.

3. Mengurangi pencemaran lingkungan, beberapa contoh bakteri yang dapat membantu daur ulang seperti menghancurkan sampah – sampah organik dan juga membersihkan sisa tumpahan minyak di dalam laut.

4. Meningkatkan hasil produksi pertanian dari tanaman transgenik karena tanaman ini memiliki daya tahan yang tinggi terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim dan juga ia tidak mudah diserang oleh hama.

Manfaat bioteknologi

 
Dampak negatif bioteknologi

Dampak negatif dari bioteknologi juga ada dan membahayakan terutama bagi orang yang tidak paham terhadap lingkungan. Ada etika yang harus dilakukan untuk mengembangkan produk bioteknologi. Berikut ini dampak negatif dari bioteknologi

1. Rusaknya ekosistem karena beberapa jenis produk tanaman transgenik terbukti dapat menurunkan jumlah spesies yang ada di alam ini karena ia tidak lagi memakan tanaman yang di transgenikkan.

2. Hilangnya beberapa jenis hewan dan tumbuhan tertentu. Dengan adanya bioteknologi maka hanya tanaman dan hewan yang berkualitas bagus saja yang akan dikembangkan , sedangakan hewan dan tumbuhan dengan kualitas kurang baik akan menjadi punah.

3. Dapat menyebabkan alergi karena tidak semua orang cocok dengan gen asing yang di masukkan ke dalam tubuhnya. Oleh karena itu harus berhati – hati ketika mengonsumsi produk bioteknologi.

image

Artikel menarik lainnya

Struktur sel manusia

Klasifikasi padi

Mekanisme kontraksi otot

Saturday, 18 October 2014

Cari Tahu Contoh Bioteknologi Modern pada Kehidupan

Contoh Bioteknologi modern - Dunia kita memang berkembang seiring dengan perkembangan ilmu teknologi yang ada saat ini. Banyak orang yang kemudian melakukan perkembangan dan rekayasa yang berguna untuk menghasilkan sesuatu yang baru dengan cara yang lebih efektif. Salah satunya adalah dengan bioteknologi. Sebelum anda tahu tentang contoh bioteknologi modern, anda perlu tahu terlebih dahulu apa itu bioteknologi tradisional. Bioteknologi tradisional ini adalah bioteknologi yang dibuat dengan pemanfaatan mikroorganisme untuk bisa menghasilkan gula, asam asetat dan juga alkohol.

Contoh bioteknologi modern

Lalu apa itu bioteknologi modern? Bioteknologi modern ini adalah bioteknologi di semua aspek kehidupan manusia misalnya dalam penanganan polusi, rekayasa genetika, penciptaan sumber energi dan lain sebagainya. Kini saatnya anda tahu beberapa contoh bioteknologi modern.

Pertama, pembuatan bibit tanaman yang sama dan seragam dengan teknologi kultur jaringan. Teknik ini sangat berguna untuk membuat bibit tanaman yang sama dalam jumlah yang besar. Ada banyak tumbuhan yang sudah dihasilkan dengan sistem kultur jaringan ini.

Kedua proses bayi tabung juga merupakan contoh bioteknologi modern yang bisa kita temukan saat ini. Bayi tabung atau seringkali disebut fertilisasi in vitro. Ini adalah proses mempertemukan ovum dan juga sperma dalam sebuah wadah dan menunggu hingga terjadi pembuahan.

Ketiga, pembuatan hormone insulin dengan teknologi plasmid juga disebut-sebut sebagai salah satu contoh dari bioteknologi modern yang bisa kita temukan saat ini.

 Artikel terkait lainnya

Pengertian Gen

Ciri - ciri demam berdarah